<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Semen Instan Siap Pakai Teknologi Jerman</title>
	<atom:link href="http://www.primemortar.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.primemortar.com</link>
	<description>Cara Modern, Praktis, dan Ekonomis dalam Membangun</description>
	<pubDate>Tue, 07 Sep 2010 04:10:21 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Prime Mortar menuju Arsitektur Hijau dan Pembangunan yang Berkelanjutan</title>
		<link>http://www.primemortar.com/2010/09/03/prime-mortar-menuju-arsitektur-hijau-dan-pembangunan-yang-berkelanjutanprime-mortar-menuju-arsitektur-hijau-dan-pembangunan-yang-berkelanjutan/</link>
		<comments>http://www.primemortar.com/2010/09/03/prime-mortar-menuju-arsitektur-hijau-dan-pembangunan-yang-berkelanjutanprime-mortar-menuju-arsitektur-hijau-dan-pembangunan-yang-berkelanjutan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 08:34:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[NEWS & PROMO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.primemortar.com/?p=1022</guid>
		<description><![CDATA[Dampak Industri Bahan Bangunan Ketika semen mulai dikenal di era kerajaan
&#160;
&#8216;By: Elisa Haryonugroho&#8217;
&#160;
Dampak Industri Bahan Bangunan
&#160;
Ketika semen mulai dikenal di era kerajaan Romawi, kinerja semen dikenal unik dan tahan lama oleh karena   pengikat mineral dan dengan harga yang murah, semen masih menjadi trend [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Dampak Industri Bahan Bangunan Ketika semen mulai dikenal di era kerajaan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8216;By: Elisa Haryonugroho&#8217;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dampak Industri Bahan Bangunan</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketika semen mulai dikenal di era kerajaan Romawi, kinerja semen dikenal unik dan tahan lama oleh karena   pengikat mineral dan dengan harga yang murah, semen masih menjadi trend   an mendominasi konstruksi modern hingga saat ini. Namun, kita dihadapkan   pada hal yang kontradiksi ketika kita harus mengurangi polusi akibat   penggunaan semen. Secara praktis, apa yang dapat kita lakukan untuk   menyelamatkan lingkungan adalah meningkatkan efisiensi semen dan   mengurangi penggunaan semen namun dengan tanpa mengurangi kinerja hasil   akhirnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Produksi Semen adalah proses menghasilkan CO2, sedangkan selama semen   mengalami hidrasi dan pengerasan, sebenarnya adalah proses perubahan   yang memerlukan CO2, yang sebagian merubah CO2 dari udara sehingga   mortar/beton mengeras, sebagaimana ditunjukkan di diagram 1.1</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Semen+H2O &#8211;&gt; Semen Hidrat+</p>
<p>Ca(OH)2+CO2</p>
<p>(pengerasan mortar/beton)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Apakah Arsitektur Hijau</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Arsitektur hijau, atau desain bangunan ramah lingkungan, adalah   sebuah pendekatan untuk membangun dengan meminimalkan efek yang   berbahaya pada kesehatan manusia dan lingkungan. Arsitek atau desainer   &#8220;hijau&#8221; berupaya untuk menjaga udara, air, dan bumi dengan memilih bahan   bangunan dan praktek pembangunan yang ramah lingkungan. Ciri-ciri   arsitektur hijau salah satunya adalah mengurangi emisi CO2 melalui   pemanfaatan bahan bangunan dan system struktur yang ramah lingkungan   terutama konsumsi semen yang menghasilkan CO2 dan menyerap energy yang   besar pada proses produksinya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meskipun pada proses pengeringan beton CO2 diperlukan, namun   penyerapan CO2 untuk proses pengeringan beton tidak dapat sepenuhnya   mengimbangi emisi CO2 yang dihasilkan dari proses produksi. Oleh karena   itu, mengurangi menggunakan semen memiliki makna strategis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih jauh dampak industri yang paling memberikan kontribusi emisi CO2 adalah sbb:</p>
<ol>
<li> Industri berat semen dan baja mengkonsumsi lebih dari setengah energi untuk industri.</li>
<li> Proses produksi semen tidak hanya menghasilkan CO2 tetapi juga mengkonsumsi energi yang besar.</li>
<li> Setiap ton produksi klinker menghasilkan 600kg CO2 dan mengkonsumsi energi setara dengan 400kg CO2.</li>
<li> Untuk 3 milyar ton/tahun produksi semen dunia, sekurang-kurangnya ada 1,8 milyar CO2 menguap ke atmosfir.</li>
<li> Penyumbang terbesar pemanasan global adalah emisi CO2 dari industri.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p align="center"><img title="peta" src="http://www.primemortar.com/wp-content/uploads/2010/09/peta-300x153.jpg" mce_src="http://www.primemortar.com/wp-content/uploads/2010/09/peta-300x153.jpg" alt="peta" width="300" height="153"></p>
<p align="center"><em>Diagram 2. Emisi CO2 dari Industri Semen </em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<p>Semen instan merupakan solusi ramah lingkungan yang memainkan peran   sangat efektif untuk mengurangi pemakaian semen sementara mempertahankan   mutu, bahkan meningkatkan kinerja semen itu sendiri yang meliputi:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li> Pencapaian fungsi</li>
<li>Aplikasi tipis</li>
<li> Material sisa (<em>waste </em>material) lebih kecil</li>
<li> Efisiensi tinggi</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Apakah Semen Instan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketika efisiensi pemakain semen menjadi kebutuhan utama dalam   membangun, maka kebutuhan semen instan untuk menjawab tuntutan   lingkungan menjadi kebutuhan dasar dalam membangun. Dampak langsung   ketika kita menggunakan semen instan secara kolektif adalah sbb:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li> Mengurangi kadar CO2.</li>
<li> Menghemat energi yang diperlukan pada proses konstruksi.</li>
<li> Mengurangi limbah material.</li>
<li> Bangunan yang kokoh sehingga &#8216;life-time&#8217; bangunan yang panjang dan meminimalkan pekerjaan perbaikan.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>Adapun semen instan adalah suatu campuran yang terdiri dari PC   (Portland cement), pasir dengan gradasi yang sesuai, kapur, serta aditif   tertentu yang sesuai dengan persyaratan fungsi yang harus dipenuhi.   Semen instan yang dikenal di pasar saat ini, jenisnya sangat beragam,   ada perekat bata atau blok beton ringan, plesteran, perkeat keramik pada   berbagai media, hingga &#8216;waterproofing&#8217;. Fungsi semen instan yang   spesifik ini, tentunya meningkatkan efisiensi volume pemakaian dan   efektifitas kerja di lapangan. Dengan efisiensi pemakaian semen, maka   konsumsi semen per meter persegi bangunan menurun. Dengan menurunnya   konsumsi semen, maka emisi CO2 yang dihasilkan dari proses produksi   semen, juga menurun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Solusi Semen Instan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di dalam mewujudkan sebuah pembangunan berkelanjutan, ada 3 hal yang menjadi perhatian;</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li> Pemakaian material dengan polusi tanah, air dan udara yang minimal.</li>
<li> Proses konstruksi yang berdampak minimal terhadap lingkungan</li>
<li> Pemakaian peralatan yang lebih hemat energi seperti minyak, gas, dan listrik</li>
<li> Struktur bangunan yang kokoh dan mampu menahan elemen-elemen bangunan lebih lama</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>Merujuk kepada tuntutan produk ramah lingkungan di atas, maka   penggunaan semen instan pada proses konstruksi merupakan penghematan   energy selama proses konstruksi, pengurangan limbah material termasuk   jumlah kantong semen dan material sisa, serta menambah umur bangunan   sebagai dampak penggunaan material yang bermutu sehingga meminimalkan   pekerjaan perbaikan selama bangunan digunakan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Penggunaan Mortar di Indonesia</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Volume pembangunan gedung dan bangunan diperkirakan sebesar Rp.   200.000.000.000.000 (Dua ratus miliar Rupiah) dengan pembangunan   infrastruktur sekitar Rp. 350.000.000.000.000 (Tiga ratus limapuluh   miliar Rupiah). Pembangunan gedung dan bangunan ini dikategorikan   sebagai konstruksi &#8216;engineer-building&#8217; dan &#8216;nonengineer building&#8217; dengan   rasio 30: 70.2 Pembangunan dibagi menjadi pembangunan infrastruktur,   properti dan pembangunan oleh masyarakat . Pembangunan ini membutuhkan   teknologi tinggi, kompleksitas dan pembangunan beresiko yang mungkin   muncul, hingga konstruksi sederhana. Bangunan &#8216;non-engineer&#8217; yang   diselenggarakan oleh masyarakat yang memerlukan standar, kualitas,   keamanan dan kemudahan pelaksanaan. Oleh karena itu, edukasi, bimbingan   dan standarisasi kualitas sangat dibutuhkan oleh sumber daya trampil non   konstruksi, selain penghasil devisa, yang terkait dengan kompetisi   global di mana inovasi sangat dibutuhkan. Inovasi yang dimaksud adalah   meliputi perangkat peraturan SNI (standar Nasional Indonesia),   metodologi, serta inovasi yang dilakukan oleh masing-masing perusahaan,   inovasi material, dan inovasi metode kerja untuk mencapai produktivitas   dan standar kerja yang tinggi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dewasa ini, perkembangan industri mortar di Indonesia cukup   menggembirakan, meskipun belum dapat memenuhi kebutuhan pembangunan   konstruksi di Indonesia, khususnya bangunan &#8216;non-engineer&#8217;.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seperti kita ketahui, pemanfaatan semen dan mortar di Indonesia masih   di bawah Jepang, Korea, Thailand, Malaysia dan Filipina. Kita harus   belajar dari negara-negara dimana inovasi pemanfaatan mortar telah   berkembang dan dikenal secara luas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<table border="1" cellpadding="4" cellspacing="0" width="380" height="108" align="center">
<tbody>
<tr>
<td valign="top">
<p align="center"><strong>Negara </strong></p>
</td>
<td valign="top">
<p align="center"><strong>Konsumsi Semen </strong></p>
<p align="center"><strong>(juta Ton) </strong></p>
</td>
<td valign="top">
<p align="center"><strong>Konsumsi Semen per Kapita (kg) </strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">Korea</td>
<td valign="top">
<p align="center">58,3</p>
</td>
<td valign="top">
<p align="center">1216</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">Spanyol</td>
<td valign="top">
<p align="center">46,22</p>
</td>
<td valign="top">
<p align="center">1129</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">Cina</td>
<td valign="top">
<p align="center">808,89</p>
</td>
<td valign="top">
<p align="center">626</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">Amerika Serikat</td>
<td valign="top">
<p align="center">112,28</p>
</td>
<td valign="top">
<p align="center">385</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">Thailand</td>
<td valign="top">
<p align="center">23,46</p>
</td>
<td valign="top">
<p align="center">366</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="96">Inggris</td>
<td valign="top" width="97">
<p align="center">12,78</p>
</td>
<td valign="top" width="180">
<p align="center">213</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="96">Brazil</td>
<td valign="top" width="97">
<p align="center">33,79</p>
</td>
<td valign="top" width="180">
<p align="center">191</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="96">Indonesia</td>
<td valign="top" width="97">
<p align="center">27,54</p>
</td>
<td valign="top" width="180">
<p align="center">129</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="96">India</td>
<td valign="top" width="97">
<p align="center">116,48</p>
</td>
<td valign="top" width="180">
<p align="center">110</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p align="center"><em>Diagram 4. Penggunaan Semen Per Kapita</em><em>3</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Secara ekonomi, dampak dari proses produksi dan penggunaan yang efisien dapat dilihat pada beberapa perbandingan di bawah ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Beberapa perbandingan harga ini merupakan sedikit gambaran dari   beberapa aplikasi semen instan Prime Mortar untuk wilayah Jabodetabek.   Referensi harga menggunakan UMR DKI Jakarta serta harga jual material di   toko-toko Jabodetabek.</p>
<p>&nbsp;</p>
<table border="1" cellpadding="4" cellspacing="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td valign="top">
<p align="center"><strong>PEREKAT BLOK, PM-100 </strong></p>
</td>
<td valign="top">
<p align="center"><strong>PASANGAN TEBAL BLOK </strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">14   m&sup2;/hari</td>
<td valign="top">10   m&sup2;/hari</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">Ketinggian   pekerjaan dinding &ge;2,5m/hari</td>
<td valign="top">Ketinggian   pekerjaan dinding 1,5 m/hari</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">Ongkos   Rp 6.500,-/m&sup2;</td>
<td valign="top">Ongkos   Rp 9.000,-/m&sup2;</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p align="center"><em>Diagram 5. Perbandingan PM-100 vs Pasangan Tebal</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pasangan atau perkekat Blok tebal, adalah perekat dengan ketebalan 1   cm yang dihampar menggunakan cetok. Sementara perekat Blok dengan   menggunakan PM-100 adalah adonan perekat yang dihampar menggunakan   roskam bergigi. Dengan perekat tebal tidak memungkinkan blok disusun   hingga ketinggian &ge;2,5m karena dinding akan cenderung miring akibat   berat sendiri yang membebani perekat yang tebal tadi. (Lihat diagram 5).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari sisi upah, pengeluaran upah untuk perekat blok semen instan   dibandingkan upah untuk perekat bata konvensional menunjukan penghematan   biaya hingga 42,86%. Tentu konsumsi semen untuk Thin Bed Mortar PM-100   yang dibanding pasangan bata dengan ketebalan 3mm dibanding 2 cm, sangat   berbeda. (Diagram 6)</p>
<p>&nbsp;</p>
<table border="1" cellpadding="4" cellspacing="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2">
<p align="center"><strong>UPAH PASANG BLOK ACC</strong><strong> </strong></p>
</td>
<td colspan="2">
<p align="center"><strong>UPAH BATA KONVENSIONAL</strong><strong> </strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="70">
<p align="right">ps. blok=</p>
</td>
<td valign="top" width="139">
<p align="right">14.00 m2/hari</p>
</td>
<td valign="top" width="88">
<p align="right">ps. bata=</p>
</td>
<td valign="top" width="135">
<p align="right">8.00 m2/hari</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="70">
<p align="right">tukang=</p>
</td>
<td valign="top" width="139">
<p align="right">Rp 60,000.00</p>
</td>
<td valign="top" width="88">
<p align="right">tukang=</p>
</td>
<td valign="top" width="135">
<p align="right">Rp 60,000.00</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="70">
<p align="right">kenek=</p>
</td>
<td valign="top" width="139">
<p align="right">Rp 40,000.00</p>
</td>
<td valign="top" width="88">
<p align="right">kenek=</p>
</td>
<td valign="top" width="135">
<p align="right">Rp 40,000.00</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="70">
<p align="right"><strong>ongkos= </strong></p>
</td>
<td valign="top" width="139">
<p align="right"><strong>7,142.86 Rp/m2 </strong></p>
</td>
<td valign="top" width="88">
<p align="right"><strong>ongkos= </strong></p>
</td>
<td valign="top" width="135">
<p align="right"><strong>12,500.00 </strong><strong>Rp/m2 </strong></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p align="center"><em>Diagram 6. Perbandingan Upah Pasang Blok vs Bata</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Demikian pula pemakaian semen instan untuk   aplikasi plesteran permukaan dinding, tidak memerlukan proses   penyaringan pasir dan penakaran. Sehingga, jumlah orang yang bekerja   dalam satu grup juga berkurang dari 3 orang menjadi 2 orang saja   sebagaimana diuraikan pada diagram 6.</p>
<p>&nbsp;</p>
<table border="1" cellpadding="4" cellspacing="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td colspan="3" valign="top">
<p align="center"><strong>UPAH PLESTERAN PM-200 </strong></p>
</td>
<td colspan="2" valign="top">
<p align="center"><strong>UPAH PLESTERAN KONVENSIONAL </strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">
<p align="right">plester=</p>
</td>
<td valign="top">
<p align="right">10.95 m2/hari</p>
</td>
<td colspan="2" valign="top">
<p align="right">plester=</p>
</td>
<td valign="top">
<p align="right">7.00 m2/hari</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">
<p align="right">1 tukang=</p>
</td>
<td valign="top">
<p align="right">Rp 60,000</p>
</td>
<td colspan="2" valign="top">
<p align="right">1 tukang=</p>
</td>
<td valign="top">
<p align="right">Rp 60,000.00</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">
<p align="right">1 kenek=</p>
</td>
<td valign="top">
<p align="right">Rp 40,000</p>
</td>
<td colspan="2" valign="top">
<p align="right">2 kenek=</p>
</td>
<td valign="top">
<p align="right">Rp 40,000.00</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">
<p align="right"><strong>ongkos= </strong></p>
</td>
<td valign="top">
<p align="right"><strong>9,132.42 Rp/m2 </strong></p>
</td>
<td colspan="2" valign="top">
<p align="right"><strong>ongkos= </strong></p>
</td>
<td valign="top">
<p align="right"><strong>14,285.71 Rp/m2 </strong></p>
</td>
</tr>
<tr height="0">
<td width="64"></td>
<td width="108"></td>
<td width="69"></td>
<td width="0"></td>
<td width="238"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p align="center"><em>Diagram 7. Perbandingan Upah Pasang PM-200 vs Konvensional</em></p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p>Upah pekerja plesteran juga lebih hemat hingga 36%. Suatu nilai yang   signifikan untuk penggunaan dalam volume yang besar. Kajian harga   beberapa produk semen instan, juga menunjuk penghematan. Sebut saja   pemakaian lapisan kedap air (waterproofing) bila dibandingkan dengan   merek &#8220;A&#8221; yang berbasis karet, harganya Rp 635.000,- per 40 kg dapat   menutup luasan 20 m&sup2;. Apalagi &#8216;waterproofing&#8217; berbahan dasar karet ini   &#8216;life-time&#8217;-nya maksimal hanya 2 tahun karena tidak tahan ultraviolet.   (Lihat diagram 8 )</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="center"><img title="waterprof" src="http://www.primemortar.com/wp-content/uploads/2010/09/waterprof-300x173.jpg" mce_src="http://www.primemortar.com/wp-content/uploads/2010/09/waterprof-300x173.jpg" alt="waterprof" width="300" height="173"></p>
<p align="center"><em>Diagram 8. Perbandingan Harga PM-900 vs Rubber-based-waterproofing</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="center"><img title="water" src="http://www.primemortar.com/wp-content/uploads/2010/09/water-300x149.jpg" mce_src="http://www.primemortar.com/wp-content/uploads/2010/09/water-300x149.jpg" alt="water" width="300" height="149"></p>
<p align="center">Diagram 7. Perbandingan Harga PM-300 vs Acian Kovensional</p>
<p>&nbsp;
</p>
<p>Semen   instan untuk acian, tidak saja lebih hemat, namun meningkatkan kinerja   permukaan bangunan yang tahan terhadap alkali. Diagram 7 mengacu pada   harga di ritel produk cat anti alkali merek &#8220;M&#8221; senilai Rp 639.000,- per   20 liter untuk pemakaian luas bidang 80 m&sup2;. Aplikasi semen instan acian   juga ditujukan untuk penghematan konsumsi cat tembok karena kerapatan   pori-porinya. Kedua kinerja ini merujuk kepada produk ramah lingkungan   yang dapat memperpanjang umur bangunan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>PerangkatPengendali </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kelangsungan hidup umat manusia, kualitas hidup dan kesehatan   manusia, serta kualitas lingkungan, dapat dicapai melalui pembangunan   yang berkelanjutan. Sedang suatu pembangunan yang berkelanjutan dapat   terwujud, apabila di dalam proses konstruksi ada suatu mekanisme   pengendalian mutu yang berorientasi ramah lingkungan. Seorang pengelola   proyek dapat melakukan pengkajian praktis terhadap setiap bahan dan   system yang akan digunakan pada proyeknya. Supaya dengan demikian,   manajer proyek dapat memastikan bahwa proyek yang dikelolanya adalah   konstruksi yang ramah lingkungan dan merujuk arsitektur hijau. Adapun   parameter produk ramah lingkungan4 meliputi sbb:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>Carbon foot print&#8217;; rekam jejak emisi karbon yang dihasilkan</li>
<li>Product&#8217;s biography&#8217;; riwayat proses produksi suatu bahan bangunan</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>Parameter ini dikenal sebagai &#8216;Life Cycle Assesment&#8217;, LCA. Alat bantu kelaikan material LCA ini, mencakup kajian</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>Proses perencanaan</li>
<li>Proses manufaktur</li>
<li>Proses seleksi bahan</li>
<li>Cara yang disarankan dalam penggunaan produk</li>
<li>Cara yang benar dalam membuang produk</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>LCA merupakan alat untuk merekam jejak emisi karbon yang dihasilkan   melalui penelusuran dari bahan baku ke proses produksi, dari sejumlah   emisi karbon yang dihasilkan ke sejumlah bahan bakar yang digunakan   untuk proses produksi tadi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam melakukan proses LCA, ada 2 tahap yang harus dilakukan, yaitu:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>Memerikan emisi apa yang akan terjadi, dan material apa yang   digunakan dalam menghasilkan produk dimaksud. Tahap ini disebut tahap   inventarisasi.</li>
<li>Menilai dampak apa dan penipisan bahan baku apa yang akan terjadi. Langkah ini disebut sebagai langkah penilaian dampak.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan demikian, setiap proses konstruksi dapat dipastikan apakah merujuk kepada pembangunan yang berkelanjutan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.primemortar.com/2010/09/03/prime-mortar-menuju-arsitektur-hijau-dan-pembangunan-yang-berkelanjutanprime-mortar-menuju-arsitektur-hijau-dan-pembangunan-yang-berkelanjutan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pemenang Kompetisi Blog</title>
		<link>http://www.primemortar.com/2010/06/01/pemenang-kompetisi-blogpemenang-kompetisi-blog/</link>
		<comments>http://www.primemortar.com/2010/06/01/pemenang-kompetisi-blogpemenang-kompetisi-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 08:47:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[NEWS & PROMO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.primemortar.com/?p=1017</guid>
		<description><![CDATA[Mohon  maaf atas keterlambatan pengumuman pemenang, diakibatkan oleh adanya kendala  teknis dan non teknis yang tak terduga. Setelah melakukan seleksi ketat dan survey  lokasi di beberapa kandidat, pemenang Kompetisi Blog berhadiah Satu Lantai Atas  jatuh ke tangan:
&#160;



Nama
:
Harris Maulana


Alamat
:
Griya Melati Blok D1 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Mohon  maaf atas keterlambatan pengumuman pemenang, diakibatkan oleh adanya kendala  teknis dan non teknis yang tak terduga. </em>Setelah melakukan seleksi ketat dan survey  lokasi di beberapa kandidat, pemenang Kompetisi Blog berhadiah Satu Lantai Atas  jatuh ke tangan:<br />
&nbsp;</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="11%">Nama</td>
<td width="1%">:</td>
<td width="88%">Harris Maulana</td>
</tr>
<tr>
<td>Alamat</td>
<td>:</td>
<td>Griya Melati Blok D1 No.3 Bogor  16115</td>
</tr>
<tr>
<td>Blog</td>
<td>:</td>
<td><a href="http://harris-maulana.blogspot.com/2009_06_01_archive.html#10531108249465539" target="_blank">http://harris-maulana.blogspot.com/2009_06_01_archive.html#1053110824946553964</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://www.primemortar.com/wp-content/uploads/2010/06/blog.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1018" title="blog" src="http://www.primemortar.com/wp-content/uploads/2010/06/blog.jpg" alt="blog" width="500" height="332" /></a><br />
&nbsp;</p>
<p>Selamat kepada Bapak Harris Maulana! Pihak kami  akan segera menghubungi Anda untuk prosedur lebih lanjut</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.primemortar.com/2010/06/01/pemenang-kompetisi-blogpemenang-kompetisi-blog/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tak mau pindah ke lain hati</title>
		<link>http://www.primemortar.com/2009/06/22/tak-mau-pindah-ke-lain-hati/</link>
		<comments>http://www.primemortar.com/2009/06/22/tak-mau-pindah-ke-lain-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 11:13:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Testimonial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.primemortar.com/?p=913</guid>
		<description><![CDATA[
Ibu Jinna Susanti - Pemilik toko Sumber Bangunan, Kebon Jeruk, Jakarta
“Tak mau pindah ke lain hati”

Sejak pelanggan toko kami mengenal Panel Lantai Hebel dan Prime Mortar PM-600+, mereka tidak mau beralih ke cara lama yang ribet sekali dan makan waktu lama untuk kering. Renovasi atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.primemortar.com/wp-content/uploads/2009/06/jinna-susanti2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-914" title="jinna-susanti2" src="http://www.primemortar.com/wp-content/uploads/2009/06/jinna-susanti2.jpg" alt="jinna-susanti2" width="166" height="166" /></a></p>
<p><strong>Ibu Jinna Susanti -</strong> <em>Pemilik toko Sumber Bangunan, Kebon Jeruk, Jakarta</em></p>
<p><strong>“Tak mau pindah ke lain hati”<br />
</strong></p>
<p>Sejak pelanggan toko kami mengenal Panel Lantai Hebel dan Prime Mortar PM-600+, mereka tidak mau beralih ke cara lama yang ribet sekali dan makan waktu lama untuk kering. Renovasi atau bangunan baru dapat selesai lebih cepat, rapi dan kokoh. Tukang bangunan juga senang karena tinggal meletakkan panel lantai, mortarnya tinggal tambah air dan diaduk. Dengan berjualan Prime Mortar, untungnya bisa lebih bagus dari pada jual pasir dan semen biasa. Pelanggan saya juga pada senang, karena merasa aman konstruksi bangunannya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.primemortar.com/2009/06/22/tak-mau-pindah-ke-lain-hati/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Standar mutu adalah Sebuah Jaminan</title>
		<link>http://www.primemortar.com/2009/06/22/standar-mutu-adalah-sebuah-jaminan/</link>
		<comments>http://www.primemortar.com/2009/06/22/standar-mutu-adalah-sebuah-jaminan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 10:51:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Testimonial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.primemortar.com/?p=907</guid>
		<description><![CDATA[
Ir. Iwan Tauhid
&#8220;Standar mutu adalah Sebuah Jaminan&#8221;
Saya merasa sangat puas dengan semen instan Prime Mortar dan blok Hebel. Seluruh rumah kami menggunakan Prime Mortar, mulai dari perekat blok Hebel, plesteran, acian, perekat keramik, sampai waterproofing. Kebutuhan volume semen instan Prime Mortar sudah pasti, sehingga tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.primemortar.com/wp-content/uploads/2009/06/iwan_tauhid-lippo_karawaci2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-910" title="iwan_tauhid-lippo_karawaci2" src="http://www.primemortar.com/wp-content/uploads/2009/06/iwan_tauhid-lippo_karawaci2.jpg" alt="iwan_tauhid-lippo_karawaci2" width="140" height="140" /></a></strong></p>
<p><strong>Ir. Iwan Tauhid</strong></p>
<p><strong>&#8220;Standar mutu adalah Sebuah Jaminan&#8221;</strong></p>
<p>Saya merasa sangat puas dengan semen instan Prime Mortar dan blok Hebel. Seluruh rumah kami menggunakan Prime Mortar, mulai dari perekat blok Hebel, plesteran, acian, perekat keramik, sampai waterproofing. Kebutuhan volume semen instan Prime Mortar sudah pasti, sehingga tidak ada anggaran yang meleset. Semua volume adukan Prime Mortar terpakai, hampir tidak ada yang terbuang. Usia konstruksi rumah saya sudah 7 tahun sejak  dibangun, namun hingga saat ini tidak ada yang bocor, dinding retak, atau bahkan keramik lepas. Tadinya saya ragu, namun setelah melihat standar mutunya, saya menjadi tidak ragu-ragu lagi untuk mempergunakan semua produk-produk Prime Mortar. Bagi saya, Standar Mutu sendiri berarti sebuah jaminan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.primemortar.com/2009/06/22/standar-mutu-adalah-sebuah-jaminan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Plesteran Prime Mortar, praktis dan tidak berdebu</title>
		<link>http://www.primemortar.com/2009/06/17/plesteran-prime-mortar-praktis-dan-tidak-berdebuplesteran-prime-mortar-praktis-dan-tidak-berdebu/</link>
		<comments>http://www.primemortar.com/2009/06/17/plesteran-prime-mortar-praktis-dan-tidak-berdebuplesteran-prime-mortar-praktis-dan-tidak-berdebu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 06:47:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Testimonial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://primemortar.virus-communications.com/?p=788</guid>
		<description><![CDATA[
Bpk. Rinto A. Sumarno - GM PT. Kharisma Karya Persada
&#8220;Plesteran Prime Mortar, praktis dan tidak berdebu&#8221;
Kami telah mempertimbangkan menggunakan panel lantai dan panel dinding Hebel karena lokasi lahan yang terbatas, dan tidak bisa dimasuki oleh truk  yang besar. Hal yang juga penting, untuk plasteran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-789" title="testimonial-rinto" src="http://primemortar.virus-communications.com/wp-content/uploads/2009/06/testimonial-rinto-150x150.jpg" alt="testimonial-rinto" width="150" height="150" /></p>
<p><strong>Bpk. Rinto A. Sumarno</strong> - <em>GM PT. Kharisma Karya Persada</em></p>
<p><strong>&#8220;Plesteran Prime Mortar, praktis dan tidak berdebu&#8221;<br />
</strong>Kami telah mempertimbangkan menggunakan panel lantai dan panel dinding <strong>Hebel</strong> karena lokasi lahan yang terbatas, dan tidak bisa dimasuki oleh truk  yang besar. Hal yang juga penting, untuk plasteran kami menggunakan <strong>Prime Mortar</strong> - praktis dan tidak berdebu. Sehingga tidak mengganggu warga sekitar.  Menurut saya, kalau komposisi semen konvensional itu campurannya tidak  terjaga. Kalau <strong>Prime Mortar</strong>, terjaga keseragamannya, juga homogen.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.primemortar.com/2009/06/17/plesteran-prime-mortar-praktis-dan-tidak-berdebuplesteran-prime-mortar-praktis-dan-tidak-berdebu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Lokasi Penjualan di Modern Ritel</title>
		<link>http://www.primemortar.com/2009/06/17/lokasi-penjualan-di-modern-ritellokasi-penjualan-di-modern-ritel/</link>
		<comments>http://www.primemortar.com/2009/06/17/lokasi-penjualan-di-modern-ritellokasi-penjualan-di-modern-ritel/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 06:18:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[NEWS & PROMO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://primemortar.virus-communications.com/?p=784</guid>
		<description><![CDATA[
Dapatkan produk Hebel dan Prime Mortar di modern ritel :
1. Mitra 10 di seluruh Indonesia
2. Bangunan Jaya, Jabodetabek
3. AJBS, Surabaya
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-947" title="mitra10lokasi-penjualan" src="http://www.primemortar.com/wp-content/uploads/2009/06/mitra10lokasi-penjualan.jpg" alt="mitra10lokasi-penjualan" width="200" height="200" /></p>
<p>Dapatkan produk <strong>Hebe</strong>l dan <strong>Prime Morta</strong>r di modern ritel :</p>
<p>1. Mitra 10 di seluruh Indonesia<br />
2. Bangunan Jaya, Jabodetabek<br />
3. AJBS, Surabaya</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.primemortar.com/2009/06/17/lokasi-penjualan-di-modern-ritellokasi-penjualan-di-modern-ritel/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Prime Mortar everyday 4</title>
		<link>http://www.primemortar.com/2009/06/16/prime-mortar-everyday-4prime-mortar-everyday-4/</link>
		<comments>http://www.primemortar.com/2009/06/16/prime-mortar-everyday-4prime-mortar-everyday-4/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 11:33:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[PrimeMortar Everyday]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://primemortar.virus-communications.com/2009/06/16/prime-mortar-everyday-4prime-mortar-everyday-4/</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><object width="580" height="400" data="http://primemortar.virus-communications.com/wp-content/uploads/2009/06/61.swf" type="application/x-shockwave-flash"><param name="src" value="http://primemortar.virus-communications.com/wp-content/uploads/2009/06/61.swf" /></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.primemortar.com/2009/06/16/prime-mortar-everyday-4prime-mortar-everyday-4/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Prime Mortar everyday 3</title>
		<link>http://www.primemortar.com/2009/06/16/prime-mortar-everyday-3prime-mortar-everyday-3/</link>
		<comments>http://www.primemortar.com/2009/06/16/prime-mortar-everyday-3prime-mortar-everyday-3/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 11:33:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[PrimeMortar Everyday]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://primemortar.virus-communications.com/2009/06/16/prime-mortar-everyday-3prime-mortar-everyday-3/</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><object  width="580" height="400"  data="http://primemortar.virus-communications.com/wp-content/uploads/2009/06/52.swf" type="application/x-shockwave-flash"><param name="src" value="http://primemortar.virus-communications.com/wp-content/uploads/2009/06/52.swf" /></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.primemortar.com/2009/06/16/prime-mortar-everyday-3prime-mortar-everyday-3/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Prime Mortar everyday 2</title>
		<link>http://www.primemortar.com/2009/06/16/prime-mortar-everyday-2prime-mortar-everyday-2/</link>
		<comments>http://www.primemortar.com/2009/06/16/prime-mortar-everyday-2prime-mortar-everyday-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 11:32:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[PrimeMortar Everyday]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://primemortar.virus-communications.com/2009/06/16/prime-mortar-everyday-2prime-mortar-everyday-2/</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><object  width="580" height="400"  data="http://primemortar.virus-communications.com/wp-content/uploads/2009/06/41.swf" type="application/x-shockwave-flash"><param name="src" value="http://primemortar.virus-communications.com/wp-content/uploads/2009/06/41.swf" /></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.primemortar.com/2009/06/16/prime-mortar-everyday-2prime-mortar-everyday-2/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Prime Mortar everyday 1</title>
		<link>http://www.primemortar.com/2009/06/16/prime-mortar-everyday-1prime-mortar-everyday-1/</link>
		<comments>http://www.primemortar.com/2009/06/16/prime-mortar-everyday-1prime-mortar-everyday-1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 11:29:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[PrimeMortar Everyday]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://primemortar.virus-communications.com/?p=741</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><object width="580" height="400" data="http://primemortar.virus-communications.com/wp-content/uploads/2009/06/22.swf" type="application/x-shockwave-flash"><param name="src" value="http://primemortar.virus-communications.com/wp-content/uploads/2009/06/22.swf" /></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.primemortar.com/2009/06/16/prime-mortar-everyday-1prime-mortar-everyday-1/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
