Selamat datang di topik Mempersiapkan Permukaan untuk pemasangan ubin keramik, porselen, dan batu. Inilah permulaan bagian terpenting dari keseluruhan proses. Pada bagian ini akan dijelaskan secara umum hal-hal yang juga dapat Anda temukan pada kolom Dokter Ubin tentang persyaratan pemasangan keramik, porselen, atau ubin batu secara spesifik. Jika Anda berharap pemasangan dapat berhasil baik, pemeriksaan dan persiapan yang teliti sangat penting. Jika pekerjaan ini dimulai dengan benar, maka hasilnya akan baik pula
Integritas Struktural
Berdasarkan ANSI 108 AN-2.4 1999, ubin dapat dipasang pada permukaan horisontal atau vertikal bangunan yang “mulus, bersih, serta memiliki bentuk yang stabil”.
“Mulus” artinya permukaan stabil dan halus untuk kasus permukaan beton. “Bersih” artinya permukaan bebas dari kontaminan yang dapat memengaruhi kekuatan ubin. “Memiliki bentuk yang stabil” artinya elemen rangka (framing) dan penopang dapat dipasang dengan baik untuk menunjang pemasangan.
Bagaimana kita memastikan bahwa proyek pemasangan yang akan dilakukan memenuhi syarat ini? Pertama, kita masukkan spesifikasi tersebut ke dalam kontrak. Kemudian kita pastikan proyek itu memenuhi spesifikasi, dengan cara melakukan inspeksi. Inspeksi artinya kita memerhatikan pengerjaan dari dekat untuk memastikan elemen framing sudah tepat ukurannya dan ditempatkan serta dipaku dengan benar. Pastikan juga elemen framing dilapisi plywood atau papan gypsum yang sudah terpasang dengan benar. Untuk kasus cabinetry, harus terpasang dengan benar.
Berikutnya kita akan memastikan pemasangan yang rata atau tegak lurus sesuai spesifikasi, juga pastikan bahwa sudut-sudut ruangan siku-siku (square) atau memiliki sudut yang sama antara satu sama lain. Aturan pokoknya adalah rangka dan permukaan harus rata, tegak lurus, dan datar atau terdapat lengkung dengan toleransi ¼” untuk 10 kaki.
Untuk memeriksa apakah sudah rata atau tegak lurus, dapat digunakan alat spirit level. Saya menggunakan level 6 kaki untuk lantai dan dinding jika memungkinkan, atau level yang lebih rendah jika diperlukan. Untuk memastikan permukaan datar, penggaris panjang (straight edge) dapat digunakan. Bentangkan pada permukaan untuk melihat kemiringan atau bagian yang terlalu tinggi atau rendah. Untuk memeriksa sudut-sudut gunakan alat hand held square. Cara lain adalah menggunakan metode 3-4-5. Untuk keterangan lebih lanjut tentang metode-metode ini, lihat di bagian Estimasi/Layout.
Konstruksi Baru
Wow! Akan menyenangkan kalau kita bisa mulai dari awal. Artinya kita dapat membuat balok silang yang besar dengan rongga-rongga tertutup, serta framing dinding yang sangat kuat, dan semacamnya? Yah, kadang hal itu mungkin. Namun, umumnya kita terpaku anggaran, waktu, dan keterbatasan skill. Kendati demikian, pada bagian yang lebih spesifik kita akan membahas standar minimum yang diperlukan untuk mencapai hasil yang memuaskan. Mari kita lihat standar utama yang mendasar untuk permukaan yang direncanakan untuk memasang ubin batu atau keramik.
Beton atau Batu: ANSI menganjurkan beton atau batu dalam keadaan “kering, mulus secara struktur, dan bebas dari lilin, campuran pengeras, atau bahan coating lain.” Permukaan harus datar dan tidak miring/melengkung melebihi 1/4 “ dalam 10 kaki atau 1/16” dalam 12 inchi. Selain itu, permukaan harus bebas dari retakan atau celah. Permukaan juga sudah dirapikan dengan cetok dan kuas.
Bagaimana saya mengecek kontaminan? Cara sederhana adalah dengan memberi air pada beton dan lihat apakah air langsung terserap. Jika ya, maka beton bebas dari kontaminan yang dapat memengaruhi kerekatan ubin. Cara terbaik untuk memastikan adalah dengan menggunakan sandblast, beadblast, atau mengeriknya.
Retakan Beton


Bagaimana dengan retakan atau celah pada beton? Pada dasarnya, tiap retakan atau celah harus diperbaiki sebelum pemasangan, jika ubin dipasang langsung pada beton. Retakan yang tidak diperbaiki dapat berpengaruh hingga ke permukaan ubin.
Ada dua tipe retakan. Retakan kecil dapat diperbaiki dengan produk penambal retak (crack-suppression) yang tersedia
Retakan ini dangkal dan tidak menyebabkan perbedaan ketinggian di antara sisi-sisi retakan. Retakan yang besar dan lebar dengan ketinggian sisi yang berbeda merupakan keretakan struktural yang memerlukan penanganan lebih dari perekatan langsung. Celah dapat diisi dengan campuran perata lantai yang tersedia.